七、ST Tanggung Jawab Terapis Wicara
1. Evaluasi Komprehensif Fungsi Bicara
Bertanggung jawab atas evaluasi profesional perkembangan bahasa anak, fungsi artikulasi, kemampuan otot mulut, fungsi menelan, serta kemampuan pemahaman dan ekspresi.
2. Menyusun Rencana Rehabilitasi Wicara Khusus
Merumuskan rencana pelatihan individual untuk keterlambatan bahasa, gangguan artikulasi, kelemahan otot mulut, dan gangguan komunikasi.
3. Melaksanakan Pelatihan Artikulasi Otot Mulut secara Terstandardisasi
Melakukan pelatihan bicara dasar seperti latihan pernapasan, gerakan bibir dan lidah, aktivasi otot mulut, dan koreksi pengucapan.
4. Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Bahasa Anak
Melakukan pelatihan pengumpulan kosakata, ekspresi kalimat pendek, interaksi dialog, serta pemahaman dan ekspresi bahasa sosial.
5. Melakukan Intervensi Keamanan Menelan dengan Baik
Melakukan pelatihan rehabilitasi khusus dan panduan pemberian makan untuk anak-anak dengan gangguan menelan, untuk menghindari risiko keamanan saat makan.
6. Menyempurnakan Catatan Pelatihan Rehabilitasi
Mencatat dengan cermat proses pelatihan, perilaku anak, kemajuan bahasa, dan mengarsipkan materi rehabilitasi secara terstandardisasi.
7. Mengoptimalkan Rencana Pelatihan secara Dinamis
Menyesuaikan tujuan dan isi pelatihan secara tepat waktu sesuai dengan kemajuan bahasa anak.
8. Berpartisipasi Aktif dalam Penelitian dan Pengembangan Profesional
Secara proaktif berpartisipasi dalam diskusi kasus, pelatihan profesional, dan pertukaran rehabilitasi wicara untuk mengumpulkan pengalaman klinis.
9. Berkomitmen untuk Belajar dan Meningkatkan Diri secara Proaktif
Secara proaktif mempelajari teknologi mutakhir dalam koreksi artikulasi, intervensi afasia, dan rehabilitasi bahasa sosial anak, terus meningkatkan tingkat profesional dan kemampuan menangani kasus-kasus sulit.
10. Melayani Anak dengan Hati dan Kesabaran
Mengajar dengan lembut dan sabar, melakukan intervensi secara ilmiah dan profesional, serta berupaya penuh membantu anak mengatasi hambatan komunikasi bahasa.